Salah Satu Warga Protes, Camat Cisarua Tegaskan Aktivitas Penggalian Sumur Dihentikan

Salah Satu Warga Protes, Camat Cisarua Tegaskan Aktivitas Penggalian Sumur Dihentikan
Aktivitas Penggalian Sumur di Kp Pangsangrahan RT 002 Cisarua Kabupaten Bogor

BOGOR - Salah satu Warga Kampung Pangsangrahan RT 002/001 Desa Citeko Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor merasa keberatan dengan adanya aktivitas yang di duga galian sumur bor di wilayahnya.


Menurutnya pembuatan sumur bor tersebut tidak melakukan musyawarahkan terlebih dahulu. Disamping itu ia mengkhawatirkan adanya galian sumur bor bisa menyebabkan longsor dan menyebabkan kekeringan air di Kampung Pasangrahan Rt 002/001

" seharusnya dari awal harus ada persetujuan di dilingkungan masyarakat Rt 002 Kampung Pangsangrahan" Ujar Warga yang tidak mau disebutkan namanya pada minggu ( 06/05/21)

Sementara itu Ketua RW 001 Kampung Pangsangrahan sudah melakukan musyawarahkan dengan ketua RT dan beberapa warga sekitar.

Katanya permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan musyawarah melalu surat pernyataan yang di tandatangani beberapa warga dan aparat pemerintah setempat.

" itu hanya sumur biasa dengan kedalaman 15 meter, karena kalo di gali banyak batu , jadi kita pantek.. bukan bor.  untuk keperluan kamar mandi dan WC. Bukan untuk industri atau bisnis lainnya." Imbuh RW saat di Konfirmasi media pada Jumat ( 04/06/21)

Sementara Camat Cisarua Deni Humaedi mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan pemberitaan pengerjaan kepada warga pembuat galian sebelum proses administrasinya di selesaikan.

"Hasil laporan staf saya kegiatan tersebut .saat ini sudah di stop. jika tidak sesuai lapangan, saya akan check kembali" Ujar Camat

Camat pun menjelaskan pihaknya hanya menerima dan melakukan tindakan sesuai laporan dari masyarakat. Katanya sebelum administrasi dilakukan dengan benar camat menegaskan untuk memberhentikan kegiatan penggalian sumur tersebut.

" saya sudah meminta kepada yang bersangkutan kegiatan tersebut dihentikan..dan silahkan yang bersangkutan memproses adimitrasnya  ( proses dapat dipenuhi atau ditolak )" Tegas Camat

Lebih lanjut Warga  mengharapkan pihak perwakilan pemerintah dan pemilik seharusnya melibatkan persetujuan semua masyarakat yang bersangkutan di wilayah Kp Pasangrahan Rt 002. Ia meminta aktivitas penggalian tersebut di hentikan.

" Masyarakat Kampung Pangsangrahan RT 002 itu banyak tidak hanya bisa diwakilkan 10 orang saja, apalagi saya yang berdekatan dengan aktivitas penggalian sumur tidak di libatkan dalam musyawarah tersebut, untuk itu kami meminta aparat setempat dan pemilik lahan tersebut untuk menghentikan aktivitas galian tersebut demi kebaikan bersama. Pungkasnya ( FERI )

SUMUR BOR KP PANGSANGRAHAN CISARUA JABAR BOGOR SUMUR
Feri

Feri

Previous Article

Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Animo Masyarakat...

Next Article

Perihal Mafia Pajak dan Tanah, GEMPPAR:...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 242

Postingan Tahun ini: 1274

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 215

Postingan Tahun ini: 1335

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 144

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 141

Postingan Tahun ini: 764

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Oknum Kepala Sekolah SD di Toraja Utara, Diduga Cabuli 3 Muridnya
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Telat Bayar, Oknum Debt Colektor BFI Finance Kota Bogor Ancam Konsumen 
IKKPAS  Minta Ade Yasin Klarifikasi Pernyataannya Guna Meredam Polemik
Dua Lelang Proyek di Satker DPUPR Tanpa Nama Paket Pekerjaan Dipertanyakan
Akhirnya Jalan Berlubang Cemplang - Ciasmara Kab Bogor Diperbaiki 
Pimred Media Online di Simalungun Tewas Diduga Diterjang Peluru Orang Tak Dikenal