Program PTSL, Kades Awalludin: Blunder Dengan Kata Kata Gratis

Program PTSL, Kades Awalludin: Blunder Dengan Kata Kata Gratis
Kades bojong jengkol kecamatan Ciampea Awalludin

BOGOR - Masalah sengketa tanah kerap terjadi di kalangan masyarakat, salah satunya pengklaiman tanah oleh pihak lain karena sang pemilik asli tidak memiliki surat tanah yang lengkap. Menanggapi masalah tersebut, Pemerintah pusat pada akhirnya membuat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ).  PTSL sendiri telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2018. 

Kepala Desa Bojong Jengkol Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Awalludin mengemukaan ke khawatirkannya terhadap permasalahan sengketa tanah di wilayahnya. Disamping itu ipun mengatakan sering terjadi kesalahan pahaman antara pelaksana Program PTSL di lapangan dengan masyarakat selaku pemohon program PTSL tersebut. 

" Program  PTSL itu selalu menjadi bahan kurang sedap yang di terima oleh pelaksanan di bawah, dengan kalimat pembuatan Sartifika hanya di kenakan biaya 150 ribu terkait  Program PTLS". Ujar Awalludin ke Media ( 12/06/21). 

Menurutnya Program  PTSL harus mempersiapkan dokumen penting seperti Syarat Pengajuan PTSL, dokumen Kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Surat tanah yang bisa berupa letter C, Akte Jual Beli, Akte Hibaah atau Berita Acara Kesaksian dan Tanda batas tanah yang terpasang. 

" Perlu diingat  tanda batas tanah ini harus mendapat persetujuan pemiliki tanah yang berbatasan. Disamping itu perlunya Bukti setor Bea Perolehan atau Surat Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan (PPh) di tambah dengan  Surat Permohonan atau Surat Pernyataan Peserta PTSL". Imbuhnya 

Meskipun di tantang dalam pelaksanan, menurutnya  Program PTSL sangat blunder dengan kata kata Gratis atau hanya dengan 150 ribu sertifikat tanah sudah jadi. Menurutnya pemahaan ini yang perlu di jelaskan kepada masyarakat, bahwa melaksanakan program PTSL itu tidak mudah. 

" Tentunya kita sampaikan apabila panita mengenakan biaya tambahan itu bukan pungli tapi untuk Bea pajak sesuai dengan peraturan  Perbub dan peraturan kesepakatan tiga Menteri agar program ini ada rasa keadilan. Serta tahapan pembuatan sartifikat secara Umum biayanya pun sangat tinggi sekali tapi dengan program PTSL sedikit meringankan masyarakat  untuk memilik legalitas  Tanah yang sah dimata hukum". Pungkasnya 

Laporan : sep hurung 
Editor       : Feri

Program PTSL Kades Bojong Jengkol Kabupaten Bogor Desa Bojong Jengkol Kabupaten Bogor Kades Awalludin Desa Bojong Jengkol Kabupaten Bogor JABAR BOGOR
Feri

Feri

Previous Article

Ridwan Kamil Dukung Pemkab Ende Buat Patung...

Next Article

DPRD Fasilitasi Ruang Dialog Perwakilan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 361

Postingan Tahun ini: 956

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2156

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2180

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 216

Postingan Tahun ini: 440

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta

Follow Us

Recommended Posts

Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi untuk Pastikan Pelaksanaan Umrah
Pengamanan Objek Wisata Bagian Tugas Pokok Polri dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
Kapolres Ciamis Cek Kesiapan Rekayasa Jalur di Objek Wisata Pangandaran
Anggota Komisi IX, DPR RI, Hasnah Syam Pantau SOP Pencegahan Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta 
Tim Waslai Nilai  Akhir Tanaman RHL di Hutan Perhutani Majalengka