Anggaran 195 Juta Diterima 160 Juta, P3A Sri Rejeki Leuwiliang : Itu Sudah Biasa

Anggaran 195 Juta Diterima 160 Juta, P3A Sri Rejeki Leuwiliang : Itu Sudah Biasa

BOGOR - DI duga ada penyunatan sebesar 35 Juta dari Program percepatan peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3TGAI) di wilayah Desa Leuwiliang, kecamatan Leuwiliang kabupaten Bogor, Jawa barat  sebesar Rp 195 Juta dari Kementerian PUPR tahun anggaran 2021

Informasi yang di Himpun Indonesiasatu.co.id  diketahui dari pihak ketua pelaksana  Perkumpulan Petani Pemakai Air ( P3A ) Sri Rejeki, pihaknya mengatakan hanya menerima sebesar Rp 160 Juta dari jumlah anggaran sebesar Rp  195 Juta. Hal ini dikatakan oleh Ketua Pelaksana P3A Sri Rejeki Muklis saat di konfirmasi melalui Telpon , pada Minggu ( 28/05/21)



Kata Mukhlis, adanya pemotongan tersebut sudah tidak aneh lagi dikalangan pemerintah maupun kalangan umum.

" biasa lah itu proyek pemerintahan klo ada pemotongan itu hal biasa, publik udah tau terkait ini". Ujar Mukhlis

Sementara itu Kepala Desa Leuwiliang H. Iman menuturkan tidak mengetahui asal muasal adanya pemotongan anggran sebesar Rp. 35 Juta, kata dia, pihak Pemerintah Desa hanya mengantarkan berkas paska program tersebut di canangkan oleh Kementerian PUPR kala itu. Terkait anggran bisa ditanyakan kepada penerima Proyek, sambungnya.

" saya hanya mengantar ke kementerian saja, masalah keuangan bisa tanya ke pak muklis" kata Kades Minggu (28/05/21)

Sementara itu Pemerintah Kecamatan Leuwiliang melalui Seksi Pembangunan dan Pengembangan ( Ekbang ) saat di Konfirmasi tidak mengetahui adanya program Percepatan peningkatan Tata Guna Air di Desa Leuwiliang tahun anggaran 2020 dari Kementerian PUPR.

" kami dari kecamatan tidak pernah di beritahu oleh pemdes Leuwiliang maupun dari ketua kelompok tani Sri rejeki" Tegas Endang salah satu staf Ekbang kecamatan Leuwiliang.

P3-TGAI dalam Permen PUPR 4 tahun 2021 tentang Pedoman P3-TGAI merupakan kepanjangan dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan Jaringan Irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan sendiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air secara swakelola. (Sep hurung/ FERI  )

BOGOR JABAR
Feri

Feri

Previous Article

Satgas KPK Sambangi Pemkot Bogor, Diduga...

Next Article

Ridwan Kamil Ajak Gapensi Kembangkan Ilmu...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 361

Postingan Tahun ini: 956

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2156

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2180

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 216

Postingan Tahun ini: 440

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta

Follow Us

Recommended Posts

Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi untuk Pastikan Pelaksanaan Umrah
Pengamanan Objek Wisata Bagian Tugas Pokok Polri dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
Kapolres Ciamis Cek Kesiapan Rekayasa Jalur di Objek Wisata Pangandaran
Anggota Komisi IX, DPR RI, Hasnah Syam Pantau SOP Pencegahan Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta 
Tim Waslai Nilai  Akhir Tanaman RHL di Hutan Perhutani Majalengka