Pelaku Seni Pangandaran Boleh Manggung Lagi

Pelaku Seni Pangandaran Boleh Manggung Lagi

PANGANDARAN JAWA BARAT - Pelaku seni di kabupaten Pangandaran menyambut baik keputusan bupati Pangandaran yang telah memperbolehkan seniman untuk manggung lagi.

Ya, keputusan itu sangat bijaksana sekali, insya alloh, dilapangan kami akan selalu koordinasi dengan pihak desa, khususnya pihak keamanan, agar protokol kesehatan tetap kita patuhi, " kata Didin jentreng, selaku penggiat seni dan budaya pangandaran, margacinta 12/02/2021.

Berdasarkan SK bupati nomor 4 tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiata wilayah, yang ditanda tangani oleh bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, tanggal 10-02-2021, secara Resmi Merestui Para Seniman untuk Kembali Manggung, " kata Didin.

Menurutnya, meskipun durasi manggung dibatasi, namun Restu dari bupati itulah yang luar biasa, karena kita ini kan sedang dimasa pandemi covid-19.

Patut kita syukuri, karena kita sekarang sudah bisa kembali mencari nafkah, bapak bupati telah memberi kita ruang untuk menafkahi keluarga kita, " tandasnya.

Aceng Hasyim, selaku Kabid kebudayaan Disparbud Pangandaran mengatakan, semua keluhan para pelaku seni, sudah kami sampaikan kepada pihak Pemkab, termasuk kepada bupati Pangandaran, Bapa H Jeje Wiradinata, Kamis 11 Februari 2021.

Hasilnya cukup menggembirakan, mulai sekarang, para pelaku seni sudah boleh tampil kembali manggung, baik di tempat terbuka maupun di tempat hajatan dan perkawinan, " kata Aceng.

Meskipun kita telah diizinkan tampil kembali, namun kita tetap harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, diantarnya yaitu: intruksi terbaru  bupati nomor 4 tahun 2021 tertanggal 11 Februari 2021 tentang pengetatan wilayah.

Jadi, lanjut Aceng, kita tetap harus menjalankan protokol kesehatan, diantaranya : 

1. Melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19.

2. Kerumunan dan keramaian di area publik tidak diperbolehkan.

3. Resepsi atau hajatan dari pukul 9.00 wib sampai maksimal pukul 15.00 dengan jumlah undangan maximal 50 orang bergiliran, per sesi  setiap 1 jam.

4. Hiburan sebagaimana disebutkan pada angka 3 tidak berpotensi kontak langsung antar pelaku dan atau pelaku dengan penonton, " katanya. (Anton AS)

Pangandaran Jawa barat
Anton Atong Sugandhi

Anton Atong Sugandhi

Previous Article

Diduga Konsleting Arus Listrik Terjadi Kebakaran,...

Next Article

Wakil Gubernur Jawa Barat Dampingi Wapres...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 178

Postingan Tahun ini: 178

Registered: Jul 16, 2020

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 156

Postingan Tahun ini: 156

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 115

Postingan Tahun ini: 115

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Follow Us

Recommended Posts

Pemerintah Daerah Sambut Baik Investor Kerjasama Bangun Kabupaten Bogor
Kasal Hadiri Perayaan Natal  Bersama Umat Kristiani di Gereja Santo Yakobus
Dandim 0608/Cianjur Ikut Suntik Vaksin Booster bersama Forkopimda  
Program Samisade Mampu Tuntaskan 45 Desa Tertinggal di Kabupaten Bogor
Berkat Program Samisade Perekonomian Masyarakat Cariu Meningkat dan Pariwisata Bangkit