Petugas Lapas Kelas II Garut Lakukan Razia Penggeledahan, Amankan Barang Terlarang

Petugas Lapas Kelas II Garut Lakukan Razia Penggeledahan, Amankan Barang Terlarang
Penggeledahan Lapas Kelas IIB Garut, Selasa, 2 Februari 2021, dipimpin oleh Kalapas Kristyo Nugroho

GARUT   - Guna memastikan tidak ada benda-benda yang dilarang di tempatnya, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Garut, Selasa, 2 Februari 2021 menggelar kegiatan razia atau penggeledahan.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dianggap tak boleh berada di tempat tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIB Garut, RM. Kristyo Nugroho, menyebutkan sebenarnya kegiatan penggeledahan atau razia seperti itu sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan di kamar hunian narapidana. 

Hal itu untuk memastikan jika di dalam kamar hunian narapidana tidak ada benda-benda yang dilarang dan bisa disalahgunakan.

"Seperti biasanya, kita rutin gelar razia atau penggeledahan di kamar hunian narapidana. Kita ingin memastikan di dalam kamar hunian tak ada barang yang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif oleh para narapidana seperti handphone, narkoba atau barang terlarang lainnya, " ujar Kristyo.

Diungkapkannya, dari hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas berhasil menemukan sejumlah barang-barang yang dilarang di antaranya belasan handphone, power bank, kabel data, dan sendok besi. 

"Dalam razia yang saya pimpin langsung tadi, kami menemukan sejumlah barang terlarang yang tak boleh ada di kamar hunian narapidana. Selain belasan handphone, ada juga power bank, kabel data, dan juga sendok besi yang selanjutnya semuanya kami amankan, " katanya.

Dikatakan Kristyo, kegiatan tersebut juga diikuti oleh para pejabat struktural, staf, serta anggota Rupam. 

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Kalapas untuk terus melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan.

"Ini sebagai bentuk komitmen saya guna mencegah segala bentuk penyimpangan. Selain itu, saya juga senantiasa memerintahkan jajaran untuk lebih meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap siapapun yang akan memasuki Lapas, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang, " ucap Kristyo.  

Lebih jauh disampaikannya, dalam kegiatan razia kali ini tidak ditemukan adanya barang terlarang berupa narkoba. 

Selama ini pihak Lapas selalu bersinergi dengan Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka mewujudkan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di Lapas.***

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Nakes di 27 Kabupaten dan Kota di Jabar...

Next Article

Sampah Sungai Cipelang Sukabumi Perlu Perhatian...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 178

Postingan Tahun ini: 178

Registered: Jul 16, 2020

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 156

Postingan Tahun ini: 156

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 115

Postingan Tahun ini: 115

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Follow Us

Recommended Posts

Dandim 0608/Cianjur Ikut Suntik Vaksin Booster bersama Forkopimda  
Kasal Hadiri Perayaan Natal  Bersama Umat Kristiani di Gereja Santo Yakobus
Kemendikbudristek: Sebanyak 293.848 Guru Honorer Segera Diangkat Jadi Pegawai PPPK
Program Samisade Mampu Tuntaskan 45 Desa Tertinggal di Kabupaten Bogor
Berkat Program Samisade Perekonomian Masyarakat Cariu Meningkat dan Pariwisata Bangkit