MN Mengaku Salah, Korban BLT PNM Mekar Bogor Ambil Jalur Hukum

MN Mengaku Salah, Korban BLT PNM Mekar Bogor Ambil Jalur Hukum

BOGOR - Akhirnya pelaku penggelapan Bantuan BLT UMKM PNM Mekar Bank BNI Cabang Leuwiliang mengakui kesalahannya. MN mengatakan permohonan maafnya kepada Korban karena tidak bisa menjaga amanah dalam menjaga bantuan tersebut,   kata permohonan maaf ini dia lontarkan kepada Koordinator PNM Mekar Kecamatan Jasinga dan Media Indonesiasatu.co.id melalui pesan Whatsapp. Pada ( 19/05/21) lalu.

Saat di konfirmasi oleh Indonesiasatu.co.id dirinya berniat untuk mengganti uang para penerima bantuan sebanyak 27 Juta Rupiah dengan batas waktu paling lama 3 Bulan. Dia mengaku saat ini sedang berusaha mencari pinjaman untuk mengganti uang tersebut.

Bahkan dia mengatakan jika dalam waktu tiga bulan kedepan tidak mendapatkan pinjaman, MN berniat menjual Ginjalnya untuk menutupi uang tersebut kepada masyarakat penerimaan bantuan. Dia mengaku bahwa uang bantuan UMKM PNM Mekar Bank BNI raib di gondol orang yang tidak di kenal.

"Ya inti namah musibah kang, tapi ku saya insya Allah Bade tanggung jawab Bade di gantian ka ibu 2 nembe k sa urang ku abdi di gantian ku urang kompa ku abdi di ganti. Abdi nuju ngusahakeun kang milarian kangge nga gantian na hampura upami abdi TOS bikin repot,   Insya Allah mudah mudahan secepat na kang abdi oge alim ngarerepot kabehan. Minta waktu 3 bulan kang mudah mudahan bisa lebih cepet dari itu " Kata MN ke media

Niat baik pelaku penggelapan uang bantuan BLT UMKM PNM Mekar Bank BNI ini direspon oleh koordinator BLT UMKM Mekar kecamatan Jasinga Dewi. Dewi menerima atas itikad baiknya dengan syarat ada perjanjian di atas kertas, setelah perjanjian itu dilaksanakan, Dewi akan menerima batas waktu kesanggupan MN untuk mengganti uang tersebut.

Dewi pun menegaskan MN untuk segera menemunya dengan batas waktu kurun 2 hari. Namun setelah di konfirmasi kembali kepada MN dirinya tidak ada kabar terhitung dari tanggal 19 mei 2021 sampai dengan hari ini.

Pokok na ku saya di tunggu 2 hari ketemu Mun selama 2 hari ga ada itikad baik maaf bae saya langsung ke polres saya dh ngasih waktu nya jangan salahkn saya semua orang BNI lw liang ikut di panggil sama polres karena ini uang negara bukan uang pribadi itu kata Polsek leuwiliang". Ujar dewi pada (23/05/21)

Pada tanggal 23 Mei 2021 Dewi melaporkan kepada Indonesiasatu.co.id bahwa Nomor Hp dirinya di Blok oleh MN, dengan demikian rencananya hari kamis mendatang dirinya akan melaporkan saudara MN ke pihak yang berwajib, Dewi mengaku tindakan ini di lakukan karena MN tidak bisa menepati janjinya, .padahal kata dia, MN cukup menemuinya dan buat perjanjian, itu saja.

Namun sangat di sayangkan MN memberikan keterangan dirinya bersedia membuat perjanjian secara tertulis, dan kertas perjanjiannya tersebut akan dia kirim melalui jasa pelayanan JNE.

"Ya udah saya bikin surat hitam di atas putih nanti saya kirim lewat JNE ya klo emang pengen ada surat tertulis mah mohon maaf banget yg se besar2 nya saya ga bisa pulang dulu paling surat perjanjian nya saya kirim lewat JNE" Kata MN saat di minta surat perjanjian ( FERI )

BOGOR JABAR
Feri

Feri

Previous Article

Ketum DPP CMMI Mengecam Keras Tragedi Pembantaian...

Next Article

Peluncuran LDN, Menkominfo: Pemerintah Targetkan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 242

Postingan Tahun ini: 1274

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 215

Postingan Tahun ini: 1335

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 144

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 141

Postingan Tahun ini: 764

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Oknum Kepala Sekolah SD di Toraja Utara, Diduga Cabuli 3 Muridnya
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Telat Bayar, Oknum Debt Colektor BFI Finance Kota Bogor Ancam Konsumen 
IKKPAS  Minta Ade Yasin Klarifikasi Pernyataannya Guna Meredam Polemik
Dua Lelang Proyek di Satker DPUPR Tanpa Nama Paket Pekerjaan Dipertanyakan
Akhirnya Jalan Berlubang Cemplang - Ciasmara Kab Bogor Diperbaiki 
Pimred Media Online di Simalungun Tewas Diduga Diterjang Peluru Orang Tak Dikenal