Lembaga CBA Menilai Bobroknya Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH

Lembaga CBA Menilai Bobroknya Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH
Jajang, Direktur Center for Budget Analysis /Lembaga CBA .

JAKARTA, - Untuk yang kedua kali nya jamaah Haji Indonesia harus menahan keinginannya untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. Pasal nya, pemerintah melalui Kementerian Agama RI menyatakan bahwa untuk tahun 2021 ini tidak ada pemberangkatan Haji dengan alasan demi keselamatan karena kondisi Pandemi Covid-19.
 
Sebelumnya mantan Menteri Agama, Fachrul Razi juga membatalkan pelaksanaan Ibadah Haji 2019. Alasan keduanya sama, karena pandemi Covid-19, demi keselamatan jamaah. Alasan ini seperti hadis Shohih yang tidak bisa dibantah, lebih tepatnya jurus ampuh menutupi ketidakmampuan .
 
Lebih menggemaskan lagi selain alasan pandemi, Kementerian Agama melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selalu sesumbar soal harga sebenarnya dana haji Rp 69 juta, sedangkan yang dibayar calon haji hanya sekitar Rp 35, 2 juta, kekurangan biaya disubsidi Rp 33 jutaan per - jemaahnya. Padahal publik juga sudah tahu subsidi ini pakai dana abadi umat yang uangnya bersumber dari calon Haji juga.
 
Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menilai, persoalan gagalnya Haji tahun 2020 dan 2021 sebagai puncak dari bobroknya pengelolaan dana haji  oleh BPKH. Mulai dari masalah transparansi, pemborosan anggaran karena program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pegawai BPKH tidak sesuai aturan, bahkan dugaan korupsi. Berikut penjelasan CBA terkait persoalan pengelolaan dana haji oleh BPKH:
 
Pertama, belanja operasional BPKH tahun 2020 yang terdiri dari belanja pegawai dan operasional kantor mengalami lonjakan drastis, kenaikannya sebesar Rp.123.919.578.764. Sebelumnya tahun 2019 belanja operasional menghabiskan anggaran Rp.167.484.445.020 dan tahun 2020 anggaran yang dihabiskan naik menjadi Rp.291.404.023.784. Belanja pegawai dan belanja operasional kantor naik drastis hal ini cukup janggal mengingat dalam dua tahu ini tidak ada jamaah Haji yang diberangkatkan.
 
Kedua, dalam pengelolaan belanja pegawai banyak ditemukan dugaan penyimpangan. Contohnya, Iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi pegawai BPKH yang seharusnya diambil dari BPKH dan pegawai pada praktiknya seluruh biaya diambil dari kas BPKH. Ini sama saja pihak BPKH seenaknya memakai duit jamaah yang diamanahkan dan melanggar aturan perundang-undangan soal pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Potensi penyelewengan dalam satu kasus ini sebesar Rp.1.048.663.490.
 
Terakhir dalam pengelolaan belanja operasional kantor juga ditemukan banyak penyimpangan. Contohnya pada Oktober tahun 2019 pihak BPKH menjalankan pelatihan manajemen perhajian di Makkah dan Madinah. Faktanya, kegiatan ini tidak lain pelesiran atau jalan-jalan karena tidak ada topik dan materi pelatihan, jadwal pelatihan, dokumentasi pelaksanaan kegiatan persesi pelatihan, apalagi narasumber pelatihan. Hal ini semakin diperjelas dengan pelaksana kegiatan oleh PT AG yang bergerak di jasa perjalanan. 
 
Akibatnya potensi dana umat yang disalahgunakan BPKH terkait dana operasional kantor sebesar Rp. 493.897.861. modus temuan, pemborosan pembayaran uang harian Rp.351.929.200, biaya penginapan Rp.141.968.661, Mark Up karena biaya tidak sesuai .
 
Berdasarkan temuan di atas, Lembaga CBA meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi kinerja Menteri Yaqut Cholil Qoumas serta Anggito Abimanyu. Terakhir Komisi Pemberantasan Korupsi juga harus menindaklanjuti dugaan penyelewengan anggaran dana Haji (Biaya BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pegawai BPKH), serta program pelatihan manajemen perhajian di Makkah dan Madinah.
 
Jakarta, 10 Juni 2021
Jajang Nurjaman Koordinator CBA

Bogor
lukman.journalist.id

lukman.journalist.id

Previous Article

Tidak Memiliki IMB, Pol PP Kabupaten Bogor...

Next Article

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini,...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 242

Postingan Tahun ini: 1274

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 215

Postingan Tahun ini: 1335

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 144

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 141

Postingan Tahun ini: 764

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Oknum Kepala Sekolah SD di Toraja Utara, Diduga Cabuli 3 Muridnya
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Telat Bayar, Oknum Debt Colektor BFI Finance Kota Bogor Ancam Konsumen 
IKKPAS  Minta Ade Yasin Klarifikasi Pernyataannya Guna Meredam Polemik
Dua Lelang Proyek di Satker DPUPR Tanpa Nama Paket Pekerjaan Dipertanyakan
Akhirnya Jalan Berlubang Cemplang - Ciasmara Kab Bogor Diperbaiki 
Pimred Media Online di Simalungun Tewas Diduga Diterjang Peluru Orang Tak Dikenal