GEMPPAR Kembali Demo Desak Kemenkes RI Tepati Janjinya

GEMPPAR Kembali Demo Desak Kemenkes RI Tepati Janjinya
Aksi Demo GEMPPAR di dekat Istana Jakarta tuntut Kemenkes RI tepati janji nya.

JAKARTA, - Presidium Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Aset Negara (GEMPPAR) kembali menggelar unjuk rasa untuk kedua kalinya, mendesak agar diusut tuntas mafia pajak dan mafia aset yang ada di Kota Bogor. Aksi kali ini dilakukan secara estafet dari depan Istana Kepresidenan, Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Selasa (29/6).

Dalam orasi nya koordinator GEMPPAR, Fatholah Fawait, kembali mendesak pemerintah terutama APH untuk lebih serius mengusut kasus dugaan penggunaan aset negara oleh RSMM Bogor untuk kepentingan komersial sehingga terjadi penunggakan pajak dari 2013 sampai 2021 sebesar 10 milyar.

“Kali ini kami (GEMPPAR) menagih janji pihak Kemenkes RI yang pada aksi pertama kami, berjanji akan segera turun ke Kota Bogor dan membentuk tim untuk menindaklanjuti permasalahan aset dan pajak miliknya (Kemenkes) di Kota Bogor, ” Fatholah Fawait kepada awak media.

Namun faktanya, sambung Fatholah Fawait, “Sampai saat ini tidak ada respons apapun dan tindak lanjutnya atas janji Kemenkes RI tersebut, ”

Pantauan awak media, Aksi unjuk rasa kedua kali ini sempat memanas karena tidak mendapat respons Kementerian.

“Saat ini kondisi pandemi yang memang sedang meningkat luar biasa, jadi apa yang menjadi sambutan kami di sini sangat selektif dan ketat. Dan juga banyak jajaran juga yang WFH, jadi kami belum bisa memberi informasi lanjutan dari tuntutan teman-teman semua, ” ujar nya.

Pada akhirnya, 5 perwakilan GEMPPAR diterima untuk audensi oleh pihak Kemenkes RI. Perwakilan demonstran diterima oleh Biro Hukum Kemenkes RI, Humas Kemenkes RI dan jajaran lainnya. Sempat berjalan alot dan bersitegang dalam audensi, akhirnya pihak Kementerian Kesehatan RI sekali lagi berjanji akan terus menindak lanjuti apa yang dilaporkan atau diinfokan GEMPPAR.

“Sebenarnya apa yang kami sampaikan pada aksi teman-teman pertama, itu sudah dijalankan, seperti tim yang dibentuk dan juga untuk terjun langsung ke lokasi di Kota Bogor, ” ungkap perwakilan Humas Kemenkes RI dalam audensi.

Sambung nya, ”Intinya ini akan kami terus tindak lanjuti, mungkin komunikasi kita yang harus diperbaiki. Ya jadi segala informasi perkembangan juga bisa segera dikabarkan, tanpa sampai demo seperti ini, harap dipahami ini sedang pandemi.”

Sebelumnya, pada aksi unjuk rasa pada Senin 7/6, perwakilan Kemenkes berjanji akan segera bertindak atas tuntutan GEMPPAR tersebut.

Seperti diketahui, permasalahan tunggakan pajak Bogor Golf Center (BGC) yang mencapai Rp10 miliar dan dugaan penyerobotan tanah aset negara menjadi milik pribadi seluas 23 hektar lebih, yang berlokasi di Jalan Semeru Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor terus menjadi sorotan publik. Gerakan mahasiswa dan pemuda juga telah melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(***)

Bogor
Lukman Hakim

Lukman Hakim

Previous Article

Kembali Terjadi, Wartawan Ditinju, Diduga...

Next Article

Kerja nyata Untuk Negara, Rio Erlangga Petani...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 361

Postingan Tahun ini: 956

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2156

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2180

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 216

Postingan Tahun ini: 440

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta

Follow Us

Recommended Posts

Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi untuk Pastikan Pelaksanaan Umrah
Pengamanan Objek Wisata Bagian Tugas Pokok Polri dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
Kapolres Ciamis Cek Kesiapan Rekayasa Jalur di Objek Wisata Pangandaran
Anggota Komisi IX, DPR RI, Hasnah Syam Pantau SOP Pencegahan Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta 
Tim Waslai Nilai  Akhir Tanaman RHL di Hutan Perhutani Majalengka